Teh Rancabali PTPN I (Persero) Jadi Sorotan Media AS
Eva Pardiana - Rabu, 29 Juli 2026 18:11
Keindahan alam, kualitas teh, serta jejak sejarah perkebunan Indonesia menarik perhatian media asal Amerika Serikat. Melalui proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail, Lost In Space Media melakukan peliputan khusus di Kebun Rancabali PTPN I Regional 2, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/7/2026) (sumber: PTPN I)BANDUNG – Keindahan alam, kualitas teh, serta jejak sejarah perkebunan Indonesia menarik perhatian media asal Amerika Serikat. Melalui proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail, Lost In Space Media melakukan peliputan khusus di Kebun Rancabali PTPN I Regional 2, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk mengangkat perjalanan teh Indonesia, mulai dari perkebunan hingga menjadi sajian yang dikenal dunia.
Peliputan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) tersebut dilakukan langsung oleh pendiri Lost In Space Media, Connor Space, bersama timnya. Mereka mendokumentasikan berbagai aktivitas, mulai dari proses pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga kisah para pekerja yang menjaga tradisi pengelolaan teh secara turun-temurun.
Connor Space mengatakan, Kebun Rancabali dipilih karena memiliki kombinasi nilai yang kuat, mulai dari lanskap alam yang indah, kualitas teh yang dihasilkan, hingga sejarah panjang perkembangan komoditas teh di Indonesia.
"Rancabali memiliki cerita yang sangat istimewa. Tempat ini bukan hanya menawarkan pemandangan alam yang luar biasa, tetapi juga menghasilkan teh berkualitas dan memiliki hubungan erat dengan sejarah masuk serta berkembangnya teh di Indonesia. Kami ingin membawa cerita ini kepada masyarakat dunia bahwa di balik secangkir teh terdapat perjalanan panjang manusia, alam, dan budaya," ujar Connor Space.
- PGN Edukasi UMKM Bojonegoro, Dorong Penggunaan Gas Bumi yang Aman
- Telkomsel Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Gladian PANJI Relawan TERRA
- Komisi XII DPR Bersama Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Penyaluran BBM
Menurutnya, The Tea Trail merupakan perjalanan untuk memahami bagaimana teh menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. Dokumenter tersebut ingin menggambarkan bahwa sebuah produk yang terlihat sederhana memiliki nilai sejarah, keterampilan, dan pengetahuan yang diwariskan lintas generasi.
"Kami melihat teh bukan hanya sebagai minuman, tetapi sebagai bagian dari peradaban. Dari lapangan pemetikan hingga proses pengolahan, ada cerita tentang dedikasi manusia, hubungan dengan lingkungan, dan tradisi yang mampu bertahan melewati perubahan zaman," ungkapnya.
Dalam kunjungannya, tim Lost In Space Media juga mengeksplorasi kawasan wisata di lingkungan PTPN I Regional 2. Keindahan alam perkebunan Rancabali menjadi salah satu daya tarik yang menunjukkan bahwa kawasan perkebunan memiliki fungsi yang lebih luas, tidak hanya sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai ruang edukasi, konservasi, dan wisata berbasis alam.
Connor Space menjelaskan, Lost In Space Media hadir untuk menggali kembali nilai-nilai dari tempat dan praktik yang telah bertahan selama berabad-abad. Di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan otomatisasi, pihaknya melihat masih banyak pelajaran berharga dari kearifan manusia dan tradisi yang terus dijaga.
"Kami percaya bahwa masa depan tidak harus meninggalkan masa lalu. Justru dari warisan dan praktik yang telah bertahan lama, kita dapat menemukan inspirasi mengenai keberlanjutan, ketangguhan, dan keseimbangan hidup," tambahnya.
Lost In Space Media merupakan kolektif para petualang dan penutur cerita yang mengangkat berbagai kisah dari berbagai belahan dunia melalui film, fotografi, tulisan, dan percakapan. Karya-karya mereka berfokus pada pertemuan antara tradisi dan teknologi, keahlian manusia dan inovasi, serta warisan budaya dan masa depan.
- Telkomsel Optimalkan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz Perkuat Pengalaman Digital
- Lewat Ini Sekolahku, BRI Peduli Meriahkan Hari Anak Nasional 2026
- Peringati HAN ke-42, UIN RIL Gaungkan Gerakan BERLIAN
Bagi PTPN I, peliputan internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi perkebunan Indonesia kepada dunia. Kebun Rancabali tidak hanya menjadi penghasil teh berkualitas, tetapi juga merepresentasikan sejarah panjang perkebunan nasional yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.
PTPN I terus mendorong transformasi sektor perkebunan melalui peningkatan produktivitas, penguatan aspek keberlanjutan, serta pengembangan kawasan agroindustri dan agrowisata. Melalui pendekatan tersebut, perkebunan Indonesia diharapkan mampu terus menghadirkan nilai tambah sekaligus memperkuat posisi komoditas nasional di pasar global. (pn)

