atuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan catatan lifting migas belum mencapai target pada 2022. Namun, penerimaan negara dari sektor migas tembus US$18,19 miliar setara dengan Rp270 triliun (Kurs Rp15.000 per dolar AS) atau 183% dari target,
Pengeboran sumur minyak ilegal (illegal drilling) dan pencurian minyak (illegal tapping) menjadi masalah menahun yang tak kunjung usai dan membuat kerusakan lingkungan parah serta menelan korban jiwa.
Satuan Kerja Khusus Minyak dan gas (SKK migas) bersama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Premier Oil Tuna telah berhasil menemukan cadangan minyak dan gas bumi baru di Wilayah Kerja (WK) Tuna lepas pantai Natuna Timur.