UPT Pusat Karier UIN RIL Dorong Mahasiswa Berwirausaha
Eva Pardiana - Selasa, 14 April 2026 09:33
UPT Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karier Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendorong mahasiswa mengembangkan usaha melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan yang berlangsung pada 14–16 April 2026 di Gedung Serba Guna Fakultas Syariah. (sumber: UIN Raden Intan Lampung)BANDAR LAMPUNG – UPT Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karier Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendorong mahasiswa mengembangkan usaha melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan yang berlangsung pada 14–16 April 2026 di Gedung Serba Guna Fakultas Syariah.
Kegiatan tersebut dihadiri para Wakil Dekan III di lingkungan UIN RIL serta menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karier UIN RIL, Dr. Tin Amalia, M.Si., mengatakan bahwa kampus tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan kewirausahaan dan karier mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk bekerja di instansi atau perkantoran, tetapi juga didorong agar mampu membangun usaha sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, UIN RIL memiliki program inkubasi bisnis yang bertujuan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan usaha agar lebih berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan menemukan ide kreatif dan menggali potensi yang dapat dikembangkan menjadi bisnis, sehingga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah asal masing-masing.
Salah satu materi yang diberikan adalah strategi pemanfaatan media sosial untuk promosi dan penjualan produk. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Oppo Indonesia, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung membuat konten bersama mitra industri.
Tin Amalia menekankan pentingnya ketahanan mental dalam berwirausaha. Menurutnya, seorang wirausaha harus memiliki daya juang yang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Seorang entrepreneur harus memiliki mental yang kuat dan daya tahan yang tinggi,” katanya.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, mahasiswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja setelah lulus, tetapi juga mampu memulai usaha sejak masih menempuh pendidikan dengan pola pikir bisnis yang berorientasi global.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. Abdul Qodir Zaelani, S.H.I., M.A., menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, terutama dalam menyusun proposal usaha yang dapat diajukan ke program inkubasi bisnis untuk mendapatkan pendampingan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Mahasiswa dibekali kemampuan menyusun proposal usaha yang nantinya akan didampingi agar dapat berkembang,” ujarnya.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini antara lain M.F. Arya Negara, S.M., M.Si., selaku trainer Oppo Lampung, serta Kurniadi, S.Sos., dari PT Kalibrasi Kecakapan Indonesia. (RIL)

