Sanggar Galuh Parwati Sukses Gelar Uji Pentas Tari di Pesawaran

Eva Pardiana - Minggu, 30 November 2025 19:41
Sanggar Galuh Parwati Sukses Gelar Uji Pentas Tari di PesawaranSanggar Galuh Parwati gelar uji pentas tari di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Sabtu (29/11/2025). (sumber: Dok. Sanggar Galuh Parwati)

PESAWARAN — Puluhan anak berusia 4–18 tahun menari bersama dengan penuh keceriaan. Wajah-wajah mereka tampak berseri, mengenakan kostum dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Lampung, Minang, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Papua. Ada pula kostum tarian modern. Mereka menari dengan penuh semangat di panggung Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Sabtu (29/11/2025) siang.

Selanjutnya, para peserta menunjukkan kemampuan menari dalam kelompok masing-masing. Mulai dari tari modern hingga tari tradisional seperti Tari Piring, Tari Yamko Rambe Yamko, Tari Manuk Dadali, serta ragam tarian daerah Jawa dan Lampung. Kelincahan para penari cilik membuat penonton bersorak. Suasana GSG Pemkab Pesawaran pun bergemuruh.

Seluruh pertunjukan ini merupakan rangkaian Gelar Uji Pentas Tari yang digelar Sanggar Galuh Parwati dari Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran. Eris Aprilia selaku pembina sanggar mengaku sangat gembira atas kesuksesan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan mimpinya yang akhirnya terwujud.

“Semua ini berkat dukungan penuh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7 di bawah Kementerian Kebudayaan. Saya ucapkan terima kasih atas dukungannya sehingga kegiatan berjalan lancar. Terima kasih juga kepada Pemkab Pesawaran dan seluruh orang tua murid,” ujar Eris.

Ia berharap seluruh peserta terus belajar dan berkembang hingga menjadi seniman tari sejati. Saat ini, sekitar 60 murid tercatat belajar di Sanggar Galuh Parwati. Ia juga berharap dukungan berbagai pihak agar budaya Indonesia dapat terus dijaga melalui seni tari.

Andai Tanaka yang mewakili BPK Wilayah 7 berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa pengenalan budaya harus dilakukan sejak dini. “Kami akan terus mendukung kegiatan positif bernilai budaya melalui Program Fasilitasi Kebudayaan. Orang tua juga diharapkan selalu mendukung anak-anaknya untuk aktif dalam kegiatan kebudayaan,” ujarnya saat membuka acara. (*)

Editor: Eva Pardiana
Bagikan

RELATED NEWS