PPJI Dorong UMKM di Bandar Lampung Beralih ke Gas Bumi PGN
Eva Pardiana - Kamis, 21 November 2024 22:29
BANDAR LAMPUNG – Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) DPC Bandar Lampung mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beralih menggunakan gas bumi PGN (PT Pertamina Gas Negara, Tbk). Langkah ini dinilai mampu menekan biaya bahan bakar hingga lebih dari 50 persen, memberikan solusi hemat dan efisien bagi sektor usaha kuliner.
Ketua PPJI DPC Bandar Lampung, Vitra Aeiny, menegaskan bahwa asosiasi yang ia pimpin memiliki visi untuk membangun bisnis jasaboga yang menguntungkan (profitable), berkembang (grow), dan berkelanjutan (sustainable). Dalam upayanya mendorong efisiensi biaya operasional, ia menyoroti pentingnya evaluasi pada penggunaan bahan bakar sebagai salah satu komponen utama pengeluaran usaha.
Menurut Vitra, efisiensi operasional menjadi kunci untuk meningkatkan profitabilitas bisnis. “Pelaku usaha seringkali terfokus pada peningkatan penjualan, padahal efisiensi operasional adalah langkah awal yang harus dioptimalkan. Salah satunya adalah dengan menggunakan gas bumi PGN yang lebih hemat dibandingkan bahan bakar lainnya, serta lebih ramah lingkungan,” ujarnya dalam acara diskusi bertajuk Bersama PGN, UMKM Naik Level yang diadakan PGN Area Lampung di Hotel Holiday Inn, Rabu (20/11/2024).
Efisiensi Hingga 64 Persen
Sebagai pemilik usaha kuliner Delecta, Sedop, dan Ladas, Vitra membagikan pengalamannya menggunakan gas bumi PGN sejak tahun 2019. Ia mengungkapkan bahwa usahanya mampu menghemat hingga 64 persen biaya bahan bakar, setara dengan lebih dari Rp71 juta per tahun. Hal inilah yang mendorongnya untuk bekerja sama dengan PGN dalam mengedukasi para pelaku UMKM di Bandar Lampung.
“Kami ingin para pelaku usaha jasaboga lebih memahami struktur biaya operasional mereka. Sebelum meningkatkan penjualan, optimalkan efisiensi biaya dengan beralih ke bahan bakar yang lebih ekonomis, seperti gas bumi PGN,” ungkapnya.
Vitra menambahkan penggunaan gas bumi PGN juga meminimalkan risiko kecurangan (fraud) yang kerap terjadi pada penjualan gas tabung oleh oknum tidak bertanggung jawab. Penggunaan gas bumi juga memastikan pasokan bahan bakar yang stabil, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir kehabisan gas.
“Gas bumi PGN selalu tersedia. Ini sangat membantu pelaku usaha agar tetap bisa beroperasi tanpa gangguan, terutama dalam sektor jasa boga yang membutuhkan kontinuitas,” tambah Vitra.
Perkembangan Keanggotaan PPJI
Sejak dilantik pada 3 November 2024, PPJI DPC Bandar Lampung telah berhasil menarik 40 pelaku usaha jasa boga sebagai anggota. Dari jumlah tersebut, lebih dari 10 anggota sudah beralih menggunakan gas bumi PGN. Vitra berharap kolaborasi antara PPJI dan PGN akan semakin memperluas penggunaan gas bumi di kalangan UMKM di Bandar Lampung.
Cara Berlangganan Gas Bumi PGN
Ahmad Abrar, Area Head PGN Lampung, menjelaskan bahwa untuk berlangganan layanan GasKita dari PGN, calon pelanggan dapat melakukan registrasi secara gratis melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Playstore dan Appstore. Alternatif lain, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi PGN di www.pgn.id/daftar-gaskita atau pgas.id.
Calon pelanggan diwajibkan menyediakan Jaminan Pembayaran (JP) berupa komitmen keuangan yang disetorkan melalui nomor Virtual Account. Besarnya JP dihitung berdasarkan dua kali rata-rata volume gas bulanan dikalikan dengan harga gas.
Selain itu, pelanggan juga bertanggung jawab atas pemasangan pipa instalasi yang akan menyalurkan gas dari outlet meter ke perangkat gas. Seluruh pemasangan dilakukan oleh petugas bersertifikasi yang sesuai dengan standar nasional dan internasional.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan gas bumi PGN dapat menjadi solusi efisiensi biaya bagi UMKM di Bandar Lampung, mendukung pengembangan bisnis yang lebih berkelanjutan dan kompetitif. (*)