Kontribusi 60%, PTPN I Regional 7 Tunjukkan Kinerja Positif

Eva Pardiana - Senin, 05 Januari 2026 16:44
Kontribusi 60%, PTPN I Regional 7 Tunjukkan Kinerja PositifPTPN I Regional 7 menjadi penyokong utama pencapaian kinerja PTPN I dengan kontribusi sebesar 60 persen dari total penjualan. (sumber: PTPN I Regional 7)

BANDAR LAMPUNG — PTPN I Regional 7 menjadi penyokong utama pencapaian kinerja PTPN I dengan kontribusi sebesar 60 persen dari total penjualan. Region Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas kerja keras dan dedikasi mereka di tengah berbagai tantangan sepanjang 2025.

“Ini adalah hasil jerih payah kita di tengah berbagai tantangan. Alhamdulillah, kita tetap mampu bertumbuh dari sisi laba,” ujar Tuhu Bangun pada acara Culture Booster Refleksi Kinerja Tahun 2025 dan Strategi Pencapaian Kinerja Tahun 2026 yang digelar di Komplek Perumahan, Minggu (4/1/2026).

Tuhu Bangun menyebut manajemen telah berupaya maksimal menciptakan atmosfer kerja yang kondusif, termasuk peningkatan insentif dan fasilitas bagi tenaga kerja borong. “Kunci kinerja positif adalah faktor tenaga kerja,” tegasnya.

Ia mengakui masih terdapat permasalahan berupa lost opportunity, yakni adanya lahan yang belum terpanen. Ke depan, ia menargetkan tidak ada lagi lahan yang mengalami lost opportunity dan seluruh lahan dapat terpanen 100 persen.

Tuhu Bangun berharap pada 2026 insan PTPN I Regional 7 semakin solid melalui kerja sama antarkaryawan. Ia juga menyoroti sejumlah tantangan ke depan, antara lain fluktuasi harga, kondisi iklim yang tidak bersahabat, ancaman pihak luar yang ingin menguasai lahan PTPN, serta masih adanya lahan yang belum terpanen optimal.

Dalam laporan kinerjanya, Operational Head Wiyoso menyatakan pihaknya tertantang dengan RKAP yang telah ditetapkan Direksi. Menurutnya, sejumlah celah yang selama ini belum tergarap optimal harus dikejar dengan berbagai strategi pada 2026.

“Dari evaluasi lapangan yang dilakukan secara ketat, masih ada celah yang harus kita kejar. Di antaranya terdapat hanca lowong dengan potensi kehilangan sekitar delapan ton per hari, antisipasi terhadap cuaca, khususnya hari hujan, serta upaya pencegahan pencurian. Kita harus lebih ketat lagi,” ujarnya.

Secara umum, Wiyoso menilai kinerja komoditas karet di Regional 7 masih sangat baik dan menjadi backbone pendapatan perusahaan. Pada sektor on farm (budidaya kebun), beberapa unit kerja menunjukkan kinerja terbaik. Meski belum mencapai 100 persen RKAP, Kebun Musi Landas, Tebenan, Kedaton, Way Berulu, Way Lima, serta beberapa kebun lainnya mampu melampaui produksi tahun sebelumnya.

Sementara pada sektor off farm (pabrik), secara kumulatif tercatat kenaikan produksi sebesar 119 persen dibandingkan tahun lalu. Pabrik Kedaton, Pematang Kiwah, Tulung Buyut, Way Berulu, Tebenan, Musi Landas, dan Padang Pelawi dinilai masih berada dalam performa yang baik.

“Untuk produksi RSS (rubber smoked sheet), Pabrik Kedaton masih menjadi yang terbaik dan paling produktif. Sedangkan untuk produk SIR-20 (Standard Indonesian Rubber), Pabrik Pewa (Pematang Kiwah, Natar, Lampung Selatan) tercatat sebagai yang paling produktif, terutama dalam penyerapan atau pembelian bokar (karet rakyat) yang meningkat hingga 149 persen. Secara kumulatif, sepanjang 2025 pembelian karet PTPN I Regional 7 naik 170 persen. Dari capaian tersebut, PTPN I Regional 7 berpotensi meraih keuntungan hingga Rp351 miliar,” jelas Wiyoso.

Di luar operasional produksi, Wiyoso mengingatkan seluruh unsur pimpinan untuk lebih peka dan peduli terhadap keberadaan aset perusahaan. Menurutnya, potensi kehilangan aset, khususnya lahan, pada tahun-tahun mendatang menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian khusus.

“Saya mengingatkan seluruh pimpinan dan karyawan bahwa pengamanan aset dari upaya pihak lain untuk mengambil alih harus menjadi atensi utama manajemen. Saya minta seluruh unit, hingga tingkat paling bawah, untuk mendata dan mengecek seluruh aset secara detail,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Riyadhus Sholihin, penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Lingkungan IKBI PTPN I, Juara I dan Juara Favorit Lomba Rumah Sehat IKBI PTPN I, serta penyerahan trofi Juara Umum lomba yang diselenggarakan PTPN I kepada Ketua Umum IKBI PTPN I Regional 7. (*)

Bagikan

RELATED NEWS