Kementerian PUPR Sebut Dana Infrastruktur Tembus Rp138 Triliun pada 2024

Redaksi - Kamis, 27 Juli 2023 08:55
Kementerian PUPR Sebut Dana Infrastruktur Tembus Rp138 Triliun pada 2024 (sumber: null)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan anggaran hingga Rp138,39 triliun di APBD 2024. Angka tersebut naik sekitar Rp10 triliun dari rencana sebelumnya sebesar Rp128 triliun. Tambahan anggaran tersebut rencananya dialokasikan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Informasi yang dihimpun TrenAsia.com, Rabu 26 Juli 2023, pemerintah bakal membangun bandara VVIP di IKN senilai Rp2,7 triliun. Selain itu penambahan dana infrastruktur untuk pembangunan fasilitas publik lain seperti pasar. 

“Anggaran kementerian kami Rp138,89 triliun pada 2024. Tambahan dana untuk bikin Bandara VVIP dan infrastruktur prioritas seperti pasar,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dikutip dari Antara, Rabu, 26 Juli 2023.

Basuki menjelaskan dana Rp2,7 triliun akan digunakan untuk proyek landasan pacu dan landasan keluar-masuk pesawat. Dia menggarisbawahi dana yang dikantongi PUPR tahun depan tersebut belum termasuk anggaran perbaikan jalan di daerah oleh pusat.  

Merujuk Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Kementerian PUPR bakal mendapatkan anggaran tambahan senilai Rp14,6 triliun pada tahun ini dan Rp 15 triliun pada 2024 untuk proyek jalan. “Tambahan anggaran untuk 2024 sudah dialokasikan,” ucap Basuki. 

Daerah Otonomi Baru

Lebih lanjut, Basuki menerangkan tambahan anggaran kementeriannya pada 2024 akan dipakai untuk membangun daerah otonomi baru (DOB). Diketahui, kini ada tiga provinsi baru di Papua yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah. 

Di tiga DOB tersebut, pemerintah memprioritaskan pembangunan kantor gubernur, akses bandara dan perumahan ASN. Dana untuk otonomi baru tersebut menembus Rp8 triliun tahun depan. 

Tahun ini PUPR telah mengalokasikan dana Rp3 triliun untuk DOB. “Kami fokus pada penyelesaian pekerjaan konstruksi lintas tahun anggaran dan mengoptimalkan infrastruktur yang sudah terbangun,” ujarnya.

 

Editor: Redaksi

RELATED NEWS