Kampanye Diversifikasi Pangan, Kagama Panen Singkong Makan

Eva Pardiana - Minggu, 07 Januari 2024 08:20
Kampanye Diversifikasi Pangan, Kagama Panen Singkong MakanPengda Kagama Lampung panen singkong makan non sianida di Desa Liman Benawi, Tri Murjo, Lampung Tengah, Sabtu (6/1/2024). (sumber: Dok. Kagama Lampung)

LAMPUNG TENGAH – Pengda Kagama Lampung panen singkong makan non sianida di Desa Liman Benawi, Tri Murjo, Lampung Tengah, Sabtu (6/1/2024). Sebanyak 6 varian ditanam di kebun percontohan yakni Maumere, Gatot Kaca, Randu, Melati, Bayeman dan Garuda.

Penanaman singkong makan ini diharapkan menjadi kampanye diversifikasi pangan sekaligus menjadi pilot project agar Lampung menjadi sentra singkong makan. Program ini juga bisa menjadi salah satu yang mendukung ketahanan pangan di Lampung khususnya.

Pada tahun 2050 diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia akibat kekurangan pasokan dan distribusi ketersediaan yang tidak merata di berbagai belahan dunia. Pada tahun itu jumlah penduduk dunia hampir mencapai 10 miliar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan menurut FAO produksi pangan harus meningkat hampir 70% dari produksi saat ini.

Padahal dunia pertanian menghadapi tantangan yang serius dalam berbagai hal, seperti kerusakan tanah, penurunan jumlah petani, kurang berminatnya angkatan muda menekuni bidang pertanian, keterbatasan pupuk, dan ancaman anomali iklim yang semakin tidak menentu.

Salah satu strategi penting untuk program ketahanan pangan saat ini adalah kampanye diversifikasi pangan sebagai pengganti beras, yang singkong atau ubi kayu bisa diandalkan.

Berbagai produk pangan bisa dihasilkan dari ubi kayu ini, selain keunggulannya yang sudah teruji, secara ilmiah seperti harga lebih murah, bisa ditanam di lahan yang kurang produktif, indeks gula rendah, bebas gluten, dan diproduksi dengan emisi karbon lebih rendah (0.14 Kg CO2e per kg dibandingkan beras yg nilainya 0.45 KgCO2e per kg).

Kegiatan ini dihadiri beberapa Pengurus Pengda Kagama antara lain Fauzan, Jeny, Ruri, Elly, dan anggota Kagama Lampung. Hadir pulq Kelompok Wanita Tani Desa Liman Benawi, Tri Murjo, Lampung Tengah yang merupakan desa binaan Kagama Lampung. Serta Kepala Kampung
Nyono Rahadi, Penyuluh Pertanian  Lapangan Bayu Asmara, dan Ketua KWT Widarmi.

Ketua Pengda Kagama Lampung, drh. Nanang Purus Subendro mengatakan, Kagama Lampung mengkampanyekan ketahan pangan dengan diversifikasi pangan yakni singkong.

"Lampung sebagai sentra Singkong di Indonesia harus menjadi pionir untuk mengkampanyekan singkong sebagai bahan alternatif makanan pokok. Tujuannya untuk diversifikasi pangan dan ketahanan pangan," ujar Nanang saat panen singkong. (Rls)

Editor: Eva Pardiana
Tags Kagama LampungBagikan

RELATED NEWS