Jokowi Divaksin COVID-19, Saham Sektor-sektor Ini Ikut Naik

Ekonomi & Fintech 13 Jan 2021, By Redaksi
Jokowi Divaksin COVID-19, Saham Sektor-sektor Ini Ikut Naik Presiden Joko Widodo disuntik dosis pertama vaksin corona Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). (Agus Suparto/Istana Presiden/Handout via REUTERS)

Kabarsiger.com – Analis PT Garuda Berjangka, Ibrahim, menjelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi, sebagai orang pertama di Indonesia yang mendapatkannya, memiliki sentimen positif bagi pasar modal. Sebab, para pelaku pasar melihat optimisme pemerintah terhadap proses vaksinasi tersebut, yang diharapkan mampu ikut mengurangi infeksi COVID-19 di Tanah Air.

"Pemerintah begitu optimis dengan vaksin yang akan divaksinasikan ke masyarakat, dengan harapan COVID-19 akan berkurang," kata Ibrahim dilansir dari Viva, Rabu (13/1/2021).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hari ini dibuka menguat ke posisi 6.439,93 pada perdagangan pagi ini dibanding kemarin.

"Hal ini memberikan dorongan terhadap pelaku pasar bahwa Jokowi saja sudah divaksin, lalu apa alasan masyarakat yang menolak divaksinasi?" ujarnya.

Ibrahim mengatakan, optimisme terhadap vaksin ini membuat IHSG kembali meloncat, karena saham-saham di bidang farmasi, teknologi, perbankan, komoditas, serta infrastruktur, kembali mengalami kenaikan. Bahkan, sejak pagi tadi kenaikan di sektor-sektor tersebut sudah terlihat. Meskipun, kemungkinan besar kenaikan yang paling tinggi terjadi di bidang farmasi dan perbankan, karena kaitan antara kedua sektor tersebut.

Selain itu, sektor lain yang juga mendapat perhatian adalah sektor teknologi, yang diprediksi bakal mengalami kenaikan akibat adanya pengetatan kegiatan oleh pemerintah. Karena hal itu akan membuat para anak sekolah akan kembali gencar melakukan pembelajaran secara daring, sehingga membuat saham-saham di sektor teknologi akan kembali melesat.

"Terutama seperti Telkom, Indihome, First Media, di mana mereka memang sudah listing di bursa, kemungkinan besar akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan dalam bulan-bulan ini," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji, mengakui bahwa euforia terkait penyelenggaraan vaksinasi massal juga disikapi positif oleh para pelaku pasar. Apalagi, hari ini Presiden Joko Widodo telah divaksin dengan menggunakan produk Sinovac.

"Saat ini hanya sektor consumer, jasa, dan manufaktur yang terkoreksi," kata Nafan.

Kemudian, Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, juga mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 kepada Presiden Jokowi menjadi salah satu sentimen positif bagi IHSG sejak pagi tadi. Sebab, selama ini masyarakat memiliki keraguan akan efektivitas vaksin COVID-19.

"Tapi balik lagi secara pergerakan, hari ini justru saham-saham pertambangan yang menjadi motor pergerakan setelah naiknya harga komoditas energi dan logam," ujar Lanjar. (*)

Yunike Purnama

Yunike Purnama