Hidup Sejahtera Bukan Diukur dari Banyaknya Uang
Yunike Purnama - Rabu, 01 September 2021 09:22
(sumber: null)Kabarsiger.com, BANDARLAMPUNG — Pengusaha sukses yang juga dikenal sebagai motivator dan pakar marketing, Tung Desem Waringin memberi wejangan bahwa definisi hidup sejahtera itu adalah makmur, sehat dan damai.
Jika kekayaan diukur dengan banyaknya harta dan uang, lain halnya dengan sejahtera yang diukurnya dengan waktu.
“Orang punya kekayaan Rp10 miliar namun tiap bulan keluar Rp1 miliar. Kesejahteraan orang tersebut hanya 10 bulan,” ungkap Tung Desem dilihat dari unggahannya di Instagramnya @tungdesemwaringin.tdw, Rabu (1/9/2021).
Dijelaskan, orang sejahtera berarti passive income-nya lebih besar dari gaya hidup.
Cara menaikkan passive income ada tiga:
Pertama, dapat massive income dulu baru investasi ke investasi yang aman dan menguntungkan yang menghasilkan passive income.
Kedua, sambil jalan. Berapa pun income kita, kita sisihkan (bukan nunggu sisa, karena tidak akan bersisa) dan kita investasikan ke tempat yang aman dan menguntungkan.
Ketiga, langsung deal jadi makelar yang dapat passive income.
“Di awal ya tentu kita lebih baik menurunkan gaya hidup terlebih dahulu. Yaitu menunda kesenangan dan menyederhanakan gaya hidup,” terangnya.
Ia mengatakan, setelah passive income anda segede gajah maka silakan bergaya hidup segede kerbau. Maka anda sejahtera secara keuangan.
“Tidak perlu ngiri dengan teman-teman yang tampak kaya. Terinspirasi lah dengan orang-orang yang sejahtera,” pesan Tung Desem.
Di sisi lain, ia berpesan, hendaklah kita sadis, sabar dan disiplin dalam menunda kesenangan dan menyederhanakan gaya hidup.
Lalu alokasikan uang anda baik untuk Investasi yang menghasilkan passive income, cadangan, belajar maupun amal. (*)

