Enam Kepala BPS Kabupaten di Lampung Resmi Dilantik
Eva Pardiana - Selasa, 03 Maret 2026 11:25
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Kepala BPS kabupaten, Selasa (3/3/2026). (sumber: Dok. BPS Lampung)BANDAR LAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Kepala BPS kabupaten, Selasa (3/3/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penguatan kinerja organisasi serta komitmen terhadap integritas dan pelayanan statistik kepada masyarakat.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Petikan Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 0210017/KPG Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu Shista Virgo Winatha, S.E., M.E. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Barat; Jua Mahardhika, SST., M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Utara; Erika Santi, S.T., M.Si. sebagai Kepala BPS Kabupaten Way Kanan; Sartika Yuliani Siregar, SST., M.Stat. sebagai Kepala BPS Kabupaten Pringsewu; Arif Rahman Maulana, S.Si., M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Tulang Bawang Barat; serta Eko Purnomo, SST., M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Selatan.
- PTPN I – Rio by The Beach, Sukses Ubah Aset Jadi Ikon Wisata
- Telkomsel Ajak Anak-Anak Panti Asuhan Berbagi Keberkahan
- IOH, Nokia dan NVIDIA Kenalkan AI-RAN di MWC 2026
Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, dalam arahannya menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.
Ia menegaskan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, setiap aparatur sipil negara yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen terhadap integritas serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan itu, Ahmadriswan juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai kunci kemajuan organisasi. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut seluruh jajaran BPS bekerja lebih cepat, adaptif, serta tidak menunda pekerjaan.
“Kalau bisa lebih cepat, mengapa harus menunggu tenggat,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi, termasuk dashboard monitoring, agar setiap program dapat dipantau secara real time dan berbasis data.
Ahmadriswan menyebut tahun 2026 menjadi momentum penting bagi BPS, terutama dalam mengawal agenda strategis nasional seperti Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, seluruh kepala BPS kabupaten/kota diminta fokus mendukung agenda tersebut tanpa mengabaikan tugas rutin lainnya.
- Dirut PTPN I Ajak Hijrah Produktif
- Kenal Profesi Sejak Dini Lewat Buku “Apa yang Dilakukan…”
- Naik 28,6 Persen, BI Siapkan Rp 4,5 Triliun Penukaran Uang
Selain itu, koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting agar pembangunan statistik di Provinsi Lampung dapat berjalan terarah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, ia juga berpesan agar terus membangun budaya kerja progresif, tidak menunggu perintah dalam bekerja, serta mampu menyajikan data yang akurat dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
Ia menegaskan bahwa seluruh satuan kerja di lingkungan BPS harus bergerak bersama dan saling mendukung, tanpa adanya persaingan yang tidak sehat antarwilayah. Dengan demikian, kinerja organisasi dapat terus meningkat secara kolektif. (*)

