Driver Gojek Optimistis Merger dengan Tokopedia Bikin Orderan Makin Banyak

Ekonomi & Fintech 21 Jan 2021, By Redaksi
Driver Gojek Optimistis Merger dengan Tokopedia Bikin Orderan Makin Banyak Driver Gojek (Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA – Isu merger dua raksasa start-up Indonesia, Gojek dan Tokopedia, sudah menjadi perbincangan di kalangan driver Gojek. Semua menyambut positif wacana tersebut. Mereka optimistis merger bisa mendongkrak pendapatan yang sempat turun sejak pandemi COVID-19.

Menurut salah satu driver wanita, Theresia Ismiyanti Prismiar, jika merger terjadi, jutaan mitra Gojek akan mendapatkan peluang tambahan pendapatan lewat layanan pengantaran instan/hari yang sama (instant/same day delivery) di platform Tokopedia.

"Kalau benar merger (Gojek dan Tokopedia), otomatis orderan makin banyak yang masuk, kami bisa memilih varian orderan mana yang akan kita ambil. Selain orderan GoSend dari pengguna aplikasi Gojek, kita juga bisa ambil orderan dari pengguna aplikasi Tokopedia yang delivery-nya pakai GoSend," ujar wanita yang akrab disapa Tere kepada KabarSiger, Rabu (20/1/2021).

Tere yang juga Ketua Umum Komunitas Driver Gojek, Garuda Sakti itu menyebut kolaborasi Gojek dan Tokopedia menjadi harapan baru bagi para mitra, sebab selama pandemi pendapatan driver turun drastis.

"Sejak pandemi turun bisa sampai 80 persen. Saat ini kami perlu banget pendapatan tambahan. Selama ini buat cari tambahan kadang-kadang saya sampai cari pelanggan offline, ada teman yang sampai jual helm dan jaket, ada juga yang nge-bid sambil jual tisu dan masker," ujarnya.

Tere juga berharap sinergi Gojek dan Tokopedia bisa melahirkan inovasi di bidang logistik yang membuat konsumen semakin senang berbelanja akan berdampak positif pada peluang pendapatan mitra driver.

"Merger ini pasti melahirkan inovasi-inovasi, kalau Tokopedia mau buka layanan baru, mitra-mitra Gojek ini bisa dilibatkan, driver-driver ini sebenarnya multi talent loh," tandas Tere.

Harapan yang sama disampaikan Irwanto, Ketua Umum Komunitas Driver Gojek Korwil Utara sekaligus Ketua Asosiasi Pejuang Ojol Nusantara.

"Begitu dengar informasi ini, tanggapan kami positif. Saya lihat kondisi pandemi gini kan orderan sepi. Kalau dua raksasa ini digabung, bisa jadi lebih besar. Gojek kan fokus di layanan pengantaran, sementara Tokopedia e-commerce yang menjual banyak barang. Ini bisa berdampak baik ke pendapatan driver," ujar pria yang akrab disapa Babe Bewok itu.

Para driver meyakini kolaborasi Gojek dan Tokopedia akan berdampak positif pada pendapatan mitra dan kelangsungan bisnis kedua perusahaan.

"Saya sangat-sangat setuju. Sekarang ini kan orderan sulit didapatkan. Dengan gabungnya Gojek dan Tokopedia, orderan bisa semakin banyak. Karena Tokopedia dan Gojek sendiri kan sudah banyak penggunanya," ujar Mulyono yang merupakan driver Gojek pertama di Indonesia.

Mulyono juga optimistis dengan segala inovasinya, Gojek akan mampu bertahan di tengah persaingan. "Saya sudah 10 tahun di sini, Gojek selalu mendepankan layanan. Ini karya anak bangsa, nama Gojek sudah sangat melekat di masyarakat. Mau pesaing segitu banyak, nanti akan terseleksi dengan sendirinya," pungkasnya. (*)

Eva Pardiana

Eva Pardiana