Dirut PTPN I Dorong Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Lampung

Eva Pardiana - Senin, 09 Februari 2026 18:21
Dirut PTPN I Dorong Hilirisasi Ayam Terintegrasi di LampungDirektur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas saat kunjungan silaturahmi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di ruang kerja Gubernur, Jumat (6/2/2026). (sumber: PTPN I Regional 7)

BANDAR LAMPUNG – Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi ekonomi Provinsi Lampung melalui penguatan sektor hilirisasi. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di ruang kerja Gubernur, Jumat (6/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan rencana pengembangan ekosistem hilirisasi ayam terintegrasi di Lampung, yang mencakup proses hulu hingga hilir guna menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. PTPN I diposisikan sebagai katalisator perubahan industri pangan di daerah.

Program ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di bawah koordinasi Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, dengan total nilai investasi nasional mencapai Rp20 triliun. Dalam proyek tersebut, PTPN I berperan sebagai penyedia lahan utama dengan dukungan pendanaan dari Holding Perkebunan Nusantara (HPN).

Khusus di Lampung, PTPN I mengalokasikan investasi sebesar Rp680 miliar untuk membangun ekosistem industri di lahan PTPN I Regional 7. Tiga lokasi di Kabupaten Lampung Selatan disiapkan sebagai pusat pengembangan, yakni Kebun Trikora, Kebun Kedaton, dan Kebun Bergen.

Teddy menjelaskan, industri ayam terintegrasi ini mencakup pembangunan pabrik pakan, hatchery, fasilitas pemeliharaan, pengolahan daging dan telur, serta cold storage. Skala industri dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ekosistem ini akan didukung petani jagung lokal sebagai penyedia bahan baku pakan. Kami memproyeksikan penyerapan hingga 1,5 juta tenaga kerja, yang diharapkan memberi dampak berganda bagi perekonomian daerah,” ujar Teddy.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik rencana tersebut dan menilai hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

“Lampung tidak hanya ingin menjadi produsen bahan mentah. Hilirisasi ayam terintegrasi ini memastikan nilai ekonomi tetap berada di daerah dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, penguatan sektor hilir merupakan kunci peningkatan daya saing daerah sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, PTPN I telah menyiapkan infrastruktur untuk ditinjau tim teknis Kementerian Pertanian dan BPI Danantara. Sinergi lintas instansi ini diharapkan menjadikan Lampung sebagai pelopor pengembangan industri pangan terintegrasi di Indonesia. (*)

Tags PTPN I Regional 7Bagikan

RELATED NEWS