Kondisi PPKM Darurat, Begini Aturan hingga Tata Cara Salat Iduladha di Rumah

Yunike Purnama - Senin, 19 Juli 2021 20:38
Kondisi PPKM Darurat, Begini Aturan hingga Tata Cara Salat Iduladha di Rumah

Kabarsiger.com, BANDARLAMPUNG - Iduladha tahun ini jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Ini adalah kali kedua kita merayakannya di tengah pandemi Covid-19. Terkait kondisi ini, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas telah menerbitkan surat edaran No.17 yang isinya adalah meniadakan salat Idul Adha di lapangan atau masjid bagi daerah yang sedang menerapkan PPKM Darurat.

"Salat Iduladha hanya bisa dilakukan di rumah. Tidak ada salat Iduladha di masjid atau di lapangan dalam masa PPKM darurat ini," kata Gus Yaqut dalam jumpa pers melalui Youtube Sekretariat Presiden.

Gus Yaqut menegaskan aturan ini untuk melindungi warga negara dalam masa pandemi Covid-19, terutama umat Islam menjelang Iduladha.

"Jadi sama sekali tidak ada pemerintah melarang orang beribadah, tidak ada. Justru pemerintah menganjurkan semua umat, khususnya umat muslim yang sebentar lagi rayakan Iduladha untuk semakin rajin dalam beribadah, semakin sering mendoakan negeri ini, mendoakan dunia, mendoakan umat manusia supaya terlepas dari pandemi Covid-19," paparnya.

Sumber : Tempo.co

Lantas, bagaimana cara melaksanakan salat Iduladha di rumah? Berikut panduan dari laman resmi Kemenag untuk Anda.

Tata Cara Salat Iduladha di Rumah

Salat Iduladha berjumlah dua rakaat. Setiap rakaat disunahkan untuk mengucapkan takbir. Pada rakaat pertama 7 kali takbir dan pada rakaat kedua 5 kali takbir. Sementara urutan pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

1. Niat salat Iduladha bagi imam/makmum

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضَحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

(Ushalli sunnatan li‘idil adha rak’ataini imaman/ma’muman lillahi ta’ala).

Artinya: "Saya niat salah sunah Iduladha dua rakaat sebagai imam atau makmum karena Allah Ta'ala."

2. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat tangan

3. Membaca doa iftitah

4. Bertakbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama

(Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar) 7x

5. Membaca surah Al-Fatihah

6. Membaca surah pendek dari Al-Quran

7. Rukuk

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

(Subhaana robbiyal ‘adhiimi wabihamdih) 3x

Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya"

8. I'tidal (bangkit dari rukuk)

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

(Sami’alloohu liman hamidah)

Artinya: "Allah Maha Mendengar orang yang memuji-Nya."

9. Bacaan doa I'tidal.

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

(Robbanaa lakal hamdu mil’as samaawaati wal ardli wa mil-a maa syi’ta min syai’in ba’du)

Artinya: "Wahai Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu."

10. Melakukan sujud pertama

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih) 3x

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya."

11. Duduk di antara dua sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَارْفَعْنِي, وَارْزُقْنِي, وَاهْدِنِي وَعَافِنِي, وَاعْفُ عَنِّي

(Rabbighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa ‘aafinii, wa’fu ‘annii”)

Artinya: "Wahai, Tuhanku. Ampuni lah aku, kasihani lah aku, cukupkan lah segala kekuranganku, angkat lah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku, dan berilah ampunan kepadaku."

12. Sujud kedua

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih) 3x

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya."

13. Takbir intiqal berdiri kembali dan membaca takbir seperti rakaat pertama.

14. Melaksanakan rakaat kedua. Pada rakaat kedua, imam bertakbir lagi sebanyak 5 kali seperti takbir pada rakaat pertama.

15. Membaca surah Al-Fatihah dan membaca surah pendek dari Al-Quran

16. Rukuk, I'tidal, sujud, duduk, di antara dua sujud, sujud, lalu tahiyat hingga salam.

17. Mengucapkan salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

(Assalaamu’alaikum warohmatullooh)

Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah limpahkan kepada kalian."

18. Setelah mengucapkan salam, Imam kemudian khutbah Idul Adha. Bila salat sendirian, tak perlu ada khutbah. (*) 

Bagikan
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS